Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Gelar FGD, SKK Migas Kalimantan-Sulawesi Ingin Tingkatkan Peran Industri Nasional dan Lokal

Berita Baru, Balikpapan – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Kalimantan-Sulawesi menggelar pra forum kapasitas nasional 2022. Dikemas dalam Forum Group Diskusi (FGD), acara juga memamerkan beberapa tenan produksi alat pabrikasi dari beberapa perusahaan.

Selain itu, guna menunjang UMKM, acara yang digelar di Hotel Novotel Kota Balikpapan. Selasa (21/06) itu juga memamerkan makanan khas dan kerajinan tangan.

Kepada Beritabaru.co Kaltim, Wakil Kepala SKK Migas Kalimantan-Sulawesi, Fatar Yani Abdurrahman menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam upaya meningkatkan peran industri nasional maupun lokal.

Pada agenda yang dilaksanakan di beberapa titik wilayah di Indonesia tersebut, SKK Migas juga turut mengamati produk atau calon penyedia jasa atas penyesuaian kebutuhan yang mencukupi atau belum.

“Sehingga kami dapat mendikte dan memetakan TKDN secara maksimal guna menyongsong target yang ditetapkan pemerintah, yaitu pada kisaran 50 persen,” tambah Fatar.

Dokumentasi saat forum berlangsung

Fatar menjelaskan tujuan pencapaian TKDN tersebut adalah untuk bersaing dengan pihak luar. Oleh karenanya diperlukan peningkatkan SDM yang berkualitas, serta terciptanya UMKM yang bergerak di tataran industri penunjang hulu migas.

Lanjutnya Ia juga berharap, dengan adanya kandungan lokal, kemandirian masyarakat terhadap produsen nasional akan semakin tinggi. Serta ketergantungan terhadap pihak luar semakin berkurang dan dirasa lebih efisien.

“Kualitas dari produk lokal harus dapat menyaingi pihak luar. Masyarakat juga harus proaktif. Dengan begitu secara otomatis produk lokal ini bisa diserap lebih banyak oleh pasar. Kalau tidak di serap oleh pasar harga jadi tidak kompetitif,” tambahnya.

Fatar menambahkan, kegiatan yang merupakan hasil rancangan Management SKK Migas ini secara langsung mendekatkan para pelaku usaha daerah untuk ambil bagian, sebagai penunjang industri hulu migas.

“Mendorong peningkatan kemampuan dan kapasitas para pelaku usaha di daerah, untuk terlibat lebih jauh diaktivitas industri hulu migas. Memfasilitasi kerja sama bisnis antara pelaku industri migas lokal, nasional dan KKKS,” pungkasnya.

Fatar juga berharap, kegiatan yang di hadiri Pemprov, Isran Noor ini menjadi forum diskusi, sosialisasi, sekaligus pameran pihak pabrikan, kontraktor dan UMKM yang bergerak di industri penunjang hulu migas.